Senin, 01 Desember 2014

MUSEUM KRATON YOGYAKARTA


Kraton Yogyakarta sebagai salah satu pilar utama berdirinya Republik Indonesia tentunya memiliki sejarah panjang perjuangannya dari era Kolonial hingga sekarang ini. Sejarah panjang tersebut tentunya berguna bagi masa depan generasi muda untuk bisa mengetahui serta memahani perjuangan yang telah dilakukan. Oleh karena itu Kraton Yogyakarta sebagai institusi budaya dan perjuangan bangsa berkewajiban mendokumentasikan perjuangannya kepada masyarakat dengan membangun museum sebagai pusat dokumentasi sejarah perjuangan Kraton Yogyakarta.


Rintisan awal berdirinya Museum Kraton Yogyakarta dimulai pada masa pemerintahan Sri Sultan HB VII dan Sri Sultan HB VIII. Pembangunan museum Kraton Yogyakarta pada masa tersebut tidak terlepas dari kebangkitan ekonomi kraton yang berhasil mengolah beberapa pabrik gula yang dimilikinya.

Pada era pemerintahan Sri Sultan HB IX, wewenang pengelolaan Museum Kraton Yogyakarta diserahkan kepada Parentah Luhur Kraton –dalam tugasnya lembaga ini sempat mengalami pergantian nama Kawedanan Kori, dan Tepas Dwara Pura hingga sekarang ini.

Museum Kraton Yogyakarta berdiri di atas tanah seluas 14.000 m2, bangunan berarsitektur khas Jawa ini memiliki berbagai macam koleksi mulai dari peralatan rumah tangga, keris, tombak, wayang, gamelan, naskah kuno, foto dan lukisan diantaranya ada yang berusia sampai 200 tahun.

Banyaknya koleksi yang dimiliki oleh museum Kraton Yogyakarta, perlengkapan jumenengan atau penobatan raja paling banyak menarik perhatian pengunjung di tempat ini. Peralatan atau ubo rampe penobatan raja terdiri dari dalang, sawung, galing, hardawalika, kutuk, kandil, kacu mas, dan cepuri yang dibuat dari bahan kuningan sehingga semua peralatan tersebut berwarna kuning keemasan.


Koleksi benda-benda pusaka milik Museum Kraton Yogyakarta terbuat dari berbagai macam bahan baku mulai dari, dari perunggu, kayu jati, kertas, kaca besi dan kulit.

Kraton memiliki beberapa museum yang lebih dikenal dengan Museum Kraton Yogyakarta, yang didalamnya terdapat museum, Lukisan, Kraton, Hamengku Buwono IX dan museum Kereta, Museum Hamengku Buwono IX terletak dalam kompleks Kraton yang didalamnya berisi benda-benda yang pernah digunakan Sri Sultan Hamengku Buwono IX, termasuk perlengkapan fotografi, Kyai Garuda Yeksa kereta yang digunakan untuk kirab upacara penobatan Sri Sultan Hamengku Buwono VI-X; Kyai Jaladara digunakan tugas keliling desa; Kyai Kanjeng Jimat digunakan Sri Sultan Hamengku Buwono I sampai III untuk acara Garebeg atau menjemput tamu-tamu khusus.

Kamis, 27 November 2014

SEPULUH PESONA GOA DI DUNIA





Gua adalah sebuah lubang alami di tanah yang cukup besar dan dalam. Beberapa ilmuan sempat menjelaskan bahwa sebuah tempat dikategorikan gua apabila tempat tersebut berongga cukup besar dan beberapa bagian di dalamnya tidak menerima cahaya matahari.

Karena tempatnya yang dalam dan tak tersentuh oleh cahaya matahari, tak mengherankan jika ada orang yang malah tertarik untuk mempelajari dan menyelami keindahan tersembunyi dari sebuah gua.

Seperti yang dilansir dari Boredpanda, Jumat (28/11/2014), berikut pemandangan cantik yang didapat dari gua-gua yang ada di seluruh dunia yang berhasil diabadikan lewat kamera:


Goa Es Islandia



Goa Batu Malaysia



Goa Naica Mine, Mexico



Goa Biru, Kroasia



Goa Fingals, Skotlandia



Gua Devetashkata Peshtera, Bulgaria



Goa Kangguru, Australia



Gua Reed Flute, Guangxi, Tiongkok



Gua Kristal, Bermuda



Gua Khao Sam Rai Yot National Park Thailand

SHINCHENG, KOTA DI BAWAH LAUT YANG MENAKJUBKAN



Tiongkok Atlantis adalah sebuah pulau legendaris yang saat ini sudah tidak meninggalkan jejak sama sekali. Bahkan, banyak juga yang meyakini bahwa Pulau Atlantis hanyalah mitos dan karangan dari Plato, filsuf Yunani yang mahsyur untuk mengilustrasikan teorinya tentang sistem politik.

Dikabarkan, Atlantis yang dimaksud Plato tersebut adalah sebuah pulau yang memiliki peradaban yang sangat unggul. Tetapi, karena sebuah gempa yang dahsyat, pulau Atlantis tenggelam ke dasar laut beserta peradaban yang ada di atasnya.

Meskipun begitu, ada satu tempat di dunia ini yang sering dikaitkan dengan Atlantis yang hilang itu. Tempat tersebut adalah kota bawah laut yang berada di perairan Tiongkok bernama Shincheng.

Bukan karena adanya teori ilmiah yang meyakinkan bahwa Shincheng adalah lokasi dimana Atlantis hilang, tetapi kaitan antara keduanya lebih kepada panorama Shincheng yang menakjubkan. Karena itu kota bawah laut ini dijuluki sebagai "Atlantis dari Timur". Penasaran? Berikut beberapa foto kota bawah laut Shincheng yang diambil dari BBC, Kamis (27/11/2014).


Berbeda dengan Atlantis, Shincheng sengaja ditenggelamkan pada tahun 1959 untuk membuat sebuah bendungan dan stasiun tenaga air. Hampir 300 ribu orang direlokasi untuk megaproyek tersebut.


Ekpedisi dan foto-foto bawah laut menunjukkan bahwa kota ini memiliki 5 pintu masuk. Jalanan kota bawah laut ini terdiri dari 265 belokan. Sedangkan dinding kota banyak dihiasi dengan batu berukiran naga, singa dan burung phoenix. Tidak heran, kota ini telah dibangun semenjak dinastim Ming dan Qing yang memerintah tahun 1368 hingga 1912.


Meskipun ada di bawah air, kota ini tetap terjaga dengan baik. Air yang menenggelamkan kota ini sebenarnya melindunginya dari angin, hujan dan radiasi matahari. Kota ini belum sepenuhnya dieksplorasi. Meskipun begitu, para wisatawan bisa menyelam di Atlantis dari Timur ini pada bulan April dan November.

PALAWAN, PULAU TERBAIK DI DUNIA




Sebuah pulau di Filipina dinobatkan sebagai pulau terindah di dunia karena keindahannya. Pulau ini terlihat bersih, indah, dan unik dan bisa di katakan sebagai pulau paling beda di bandingkan pulau-pulau lainnya. Seperti apakah keindahannya ?



Pulau Palawan mendapat penghargaan dari Conde Nast Traveler’s 2014 dan mendapat vote lebih dari 76.000 traveler di dunia in. Selain itu tempat terbaik di dunia ini juga merupakan tempat petualang bawah laut terpopuler, menurut UNESCO. National Geographic juga mengklaim bahwa Palwan merupakan pulau terbaik di dunia.

DI pulau ini memiliki sebuah sungai bawah tanah yang memiliki panjang lima mil. Puerto Princesa merupakan sungai terpanjang ke dua di dunia dan telah dinobatkan sebagai keajaiban alam terbaik di dunia. pengunjung akan dipandu perahu wisata untuk menelusuri Puerto Princesa. Ada banyak pemandangan yang menakjubkan di dalam sungai ini.

Palawan Beach Philippines




Banyak para wisatawan yang melakukan diving karena laut di sekitar pulau sangat jernih. Untuk melakukan petualangan di bawah laut, pengunjung biasanya mendatangi Tubbataha Reef National Marine Park, seperti dilansir Daily mail.


Pulau Palwan terkenal dengan nama Filipina ‘last frontier’. Tempat ini merupakan bagian Adaro Palwan barat. Wisatawan bisa berkunjung ke tempat ini dengan pesawat selasa 75 menit atau dengan kapal feri selama 24 jam.

Rabu, 26 November 2014

TAMAN SARI, TAMAN ISTANA RAJA YOGYAKARTA




Taman Sari adalah Taman Istana yang memiliki gaya arsitektur unik karena merupakan perpaduan antara gaya arsitektur Jawa dan Portugis, Sultan Hamengkubuwono I dulunya memang dibantu oleh arsitek-arsitek dari Portugis saat hendak membangun Taman Sari ini.

Hal pertama yang mengesankan ketika Anda berkunjung ke Taman Sari adalah gapura unik dengan ukiran-ukiran cantik yang menjadi pintu masuk di Taman Sari. Memasuki dua pintu kedalam Anda akan menemukan dua kolam berair biru. Pada masanya kolam tersebut adalah tempat pemandian para putri dan selir-selir raja. Hiasan-hiasan seperti air mancur yang berbentuk kepala naga dan pot-pot bunga disekelilingnya menambah apik interior di Taman Sari.

Keistimewaan lainnya di area taman sari adalah masjid bawah tanah. Untuk menuju masjid bawah tanah, Anda harus melewati jalan yang berupa lorong-lorong panjang dan tangga-tangga. Gaya arsitektur masjid ini tidak seperti masjid-masjid pada umumnya yang berbentuk persegi, melainkan berbentuk lingkaran. Di tengah-tengah masjid ini terdapat sumur yang disebut Sumur Gumilang. Masjid ini dulunya merupakan Surau yang sring dipakai Sultan untuk shalat.



Fasilitas

Ada banyak penginapan, hotel dan warung makan sampai restoran yang menawarkan berbagai menu andalan kota Yogyakarta di sekitar kawasan ini . Anda juga bisa menyewa pemandu berlisensi dengan tarif: 10.000 s/d 20.000 rupiah., Ada banyak penginapan, hotel dan warung makan sampai restoran yang menawarkan berbagai menu andalan kota Yogyakarta di sekitar kawasan ini. Anda juga bisa menyewa pemandu berlisensi dengan tarif: 10.000-20.000 rupiah.


Akses 

Untuk menuju Taman Sari tidaklah sulit, dari Kraton Yogyakarta dapat ditempuh dengan berjalan kaki selama 15 menit. Ada banyak becak yang dapat mengantar Anda menuju Taman Sari dengan tarif 10.000 rupiah. Namun jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, akan lebih nyaman jika masuk melalui gerbang sebelah timur karena disini terdapat area parkir yang cukup luas.



Jam Buka 

Senin - Minggu, pukul 09.00 - 15.30 WIB


Biaya Tiket Masuk 

Tiket: Rp 3.000 untuk domestik dan Rp 7000 untuk Mancanegara.

Selasa, 25 November 2014

CANDI PRAMBANAN, CANDI HINDU TERCANTIK DI DUNIA




Candi Prambanan adalah mahakarya kebudayaan Hindu dari abad ke-10. Bangunannya yang langsing dan menjulang setinggi 47 meter membuat kecantikan arsitekturnya tak tertandingi.

Candi Prambanan adalah bangunan luar biasa cantik yang dibangun di abad ke-10 pada masa pemerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Balitung. Menjulang setinggi 47 meter (5 meter lebih tinggi dari Candi Borobudur), berdirinya candi ini telah memenuhi keinginan pembuatnya, menunjukkan kejayaan Hindu di tanah Jawa. Candi ini terletak 17 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, di tengah area yang kini dibangun taman indah.


Ada sebuah legenda yang selalu diceritakan masyarakat Jawa tentang candi ini. Alkisah, lelaki bernama Bandung Bondowoso mencintai Roro Jonggrang. Karena tak mencintai, Jonggrang meminta Bondowoso membuat candi dengan 1000 arca dalam semalam. Permintaan itu hampir terpenuhi sebelum Jonggrang meminta warga desa menumbuk padi dan membuat api besar agar terbentuk suasana seperti pagi hari. Bondowoso yang baru dapat membuat 999 arca kemudian mengutuk Jonggrang menjadi arca yang ke-1000 karena merasa dicurangi.

Candi Prambanan memiliki 3 candi utama di halaman utama, yaitu Candi Wisnu, Brahma, dan Siwa. Ketiga candi tersebut adalah lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Ketiga candi itu menghadap ke timur. Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping yang menghadap ke barat, yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Selain itu, masih terdapat 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sementara, halaman kedua memiliki 224 candi.

Memasuki candi Siwa yang terletak di tengah dan bangunannya paling tinggi, anda akan menemui 4 buah ruangan. Satu ruangan utama berisi arca Siwa, sementara 3 ruangan yang lain masing-masing berisi arca Durga (istri Siwa), Agastya (guru Siwa), dan Ganesha (putra Siwa). Arca Durga itulah yang disebut-sebut sebagai arca Roro Jonggrang dalam legenda yang diceritakan di atas.

Di Candi Wisnu yang terletak di sebelah utara candi Siwa, anda hanya akan menjumpai satu ruangan yang berisi arca Wisnu. Demikian juga Candi Brahma yang terletak di sebelah selatan Candi Siwa, anda juga hanya akan menemukan satu ruangan berisi arca Brahma.

Candi pendamping yang cukup memikat adalah Candi Garuda yang terletak di dekat Candi Wisnu. Candi ini menyimpan kisah tentang sosok manusia setengah burung yang bernama Garuda. Garuda merupakan burung mistik dalam mitologi Hindu yang bertubuh emas, berwajah putih, bersayap merah, berparuh dan bersayap mirip elang. Diperkirakan, sosok itu adalah adaptasi Hindu atas sosok Bennu (berarti 'terbit' atau 'bersinar', biasa diasosiasikan dengan Dewa Re) dalam mitologi Mesir Kuno atau Phoenix dalam mitologi Yunani Kuno. Garuda bisa menyelamatkan ibunya dari kutukan Aruna (kakak Garuda yang terlahir cacat) dengan mencuri Tirta Amerta (air suci para dewa).

Kemampuan menyelamatkan itu yang dikagumi oleh banyak orang sampai sekarang dan digunakan untuk berbagai kepentingan. Indonesia menggunakannya untuk lambang negara. Konon, pencipta lambang Garuda Pancasila mencari inspirasi di candi ini. Negara lain yang juga menggunakannya untuk lambang negara adalah Thailand, dengan alasan sama tapi adaptasi bentuk dan kenampakan yang berbeda. Di Thailand, Garuda dikenal dengan istilah Krut atauPha Krut.

Prambanan juga memiliki relief candi yang memuat kisah Ramayana. Menurut para ahli, relief itu mirip dengan cerita Ramayana yang diturunkan lewat tradisi lisan. Relief lain yang menarik adalah pohon Kalpataru yang dalam agama Hindu dianggap sebagai pohon kehidupan, kelestarian dan keserasian lingkungan. Di Prambanan, relief pohon Kalpataru digambarkan tengah mengapit singa. Keberadaan pohon ini membuat para ahli menganggap bahwa masyarakat abad ke-9 memiliki kearifan dalam mengelola lingkungannya.

Sama seperti sosok Garuda, Kalpataru kini juga digunakan untuk berbagai kepentingan. Di Indonesia, Kalpataru menjadi lambang Wahana Lingkungan Hidup (Walhi). Bahkan, beberapa ilmuwan di Bali mengembangkan konsep Tri Hita Karana untuk pelestarian lingkungan dengan melihat relief Kalpataru di candi ini. Pohon kehidupan itu juga dapat ditemukan pada gunungan yang digunakan untuk membuka kesenian wayang. Sebuah bukti bahwa relief yang ada di Prambanan telah mendunia.

Kalau cermat, anda juga bisa melihat berbagai relief burung, kali ini burung yang nyata. Relief-relief burung di Candi Prambanan begitu natural sehingga para biolog bahkan dapat mengidentifikasinya sampai tingkat genus. Salah satunya relief Kakatua Jambul Kuning (Cacatua sulphurea) yang mengundang pertanyaan. Sebabnya, burung itu sebenarnya hanya terdapat di Pulau Masakambing, sebuah pulau di tengah Laut Jawa. Lalu, apakah jenis itu dulu pernah banyak terdapat di Yogyakarta? Jawabannya silakan cari tahu sendiri. Sebab, hingga kini belum ada satu orang pun yang bisa memecahkan misteri itu.

Nah, masih banyak lagi yang bisa digali di Prambanan. Anda tak boleh jemu tentunya. Kalau pun akhirnya lelah, anda bisa beristirahat di taman sekitar candi.

Minggu, 23 November 2014

HARTA KARUN TERPENDAM DI PULAU DERAWAN





Potret Wisata Pulau Derawan Kalimantan diatas, adalah salah satu bahasan blog artikel tentang Pulau Derawan di Kalimantan Timur.

Meskipun begitu, tahukah Anda, justru banyak wisatawan asing yang sudah tahu lebih banyak soal keberadaan pulau eksotis ini. Sejumlah wisatawan Jepang dari Tokyo melalui travel yang ada di sana “tembak langsung” berangkat ke Singapura atau ke Sabah kemudian melanjutkan perjalanan ke Balikpapan, lalu ke Tanjung Redeb menggunakan pesawat kecil.

Kalimantan , Pulau Derawan Kalimantan Timur – Nirwana Tropis : Pulau Derawan Kalimantan Timur

Pulau derawan terletak di kepulauan derawan, kecamatan derawan, kabupaten berau, kalimantan timur satuan morfologi pulau derawan adalah dataran pantai bertopografi datar. Pantai pasir memiliki kemiringan lereng sekitar 7° – 11° dengan lebar 13,5 – 20 meter.

Di perairan sekitarnya terdapat taman laut dan terkenal sebagai wisata selam (diving) dengan kedalaman sekitar lima meter. Terdapat beraneka ragam biota laut di sini, diantaranya cumi-cumi (cuttlefish), lobster, ikan pipa (ghostpipe fish), gurita (bluering octopus), nudibranchs, kuda laut (seahorses), belut pita (ribbon eels) dan ikan skorpion (scorpionfishes).

Pada batu karang di kedalaman sepuluh meter, terdapat karang yang dikenal sebagai ”blue trigger wall” karena pada karang dengan panjang 18 meter tersebut banyak terdapat ikan trigger (red-toothed trigger fishes).

Derawan merupakan Sebuah pulau dengan permukaan air laut berwarna gradasi biru dan hijau yang memukau, hamparan pasir putih nan lembut, barisan pohon kelapa di pesisir pantai, dengan hutan kecil di tengah-tengah pulau yang merupakan habitat dari bermacam jenis tumbuhan dan hewan serta keindahan alam bawah laut yang mempesona. Tidak heran apabila pulau ini bisa menempati urutan ketiga teratas sebagai tempat tujuan menyelam bertaraf dunia dan menjadikan pulau ini sebagai pulau impian bagi para penyelam.

Di sekitar pulau derawan, sebanyak 28 titik menyelam telah teridentifikasi. Untuk menjelajahi semua titik ini setidaknya dibutuhkan sekitar 10 hari dengan satu kali menyelam di masing-masing titik. Untuk pindah dari satu titik ke titik lainnya, pengunjung bisa menggunakan kapal. Sementara itu, pengunjung juga bisa menjelajahi pulau dengan berjalan kaki.

Dr. Carden wallace dari museum tropis queensland, australia pernah meneliti kekayaan laut pulau derawan dan menjumpai lebih dari 50 jenis arcropora (hewan laut) dalam satu terumbu karang. Tak salah kiranya jika pulau derawan terkenal sebagai urutan ketiga teratas di dunia sebagai tempat tujuan menyelam bertaraf internasional.

Terumbu karang di kepulauan derawan tersebar luas pada seluruh pulau dan gosong yang ada di kepulauan derawan. Gosong-gosong yang ada di kepulauan ini diantaranya gosong pulau panjang, gosong masimbung, gosong buliulin, gosong pinaka, gosong tababinga dan gosong muaras.

Tipe terumbu karang di kepulauan derawan terdiri dari karang tepi, karang penghalang dan atol. Atol inilah yang telah terbentuk menjadi pulau dan terbentuk menjadi danau air asin. “survei manta tow 2003″ menunjukkan tutupan rata-rata terumbu karang di pulau panjang adalah 24,25% untuk karang keras dan 34,88 untuk karang hidup. Terumbu karang di pulau derawan memiliki tutupan rata-rata karang karang keras 17,41% dan tutupan karang hidup 27,78%. Dengan jumlah spesies 460 sampai 470 menunjukkan bahwa ini menjadi kekayaan biodiversitas nomor dua setelah kepulauan raja ampat.

Areal Terumbu Karang yang utama :
● Pulau Panjang bagian barat (inlet dan channel)
● Karang Muaras dengan diversitas tinggi, karang sehat, dan nilai estetika
● Karang Malalungun, diversity tinggi dengan struktur yang kompleks dengan berbagai habitat
● Karang besar yang kaya habitat

Survei ikan karang tahun 2003 menunjukkan bahwa kepulauan ini menghasilkan 832 spesies. Selain itu, diperkirakan sedikitnya 1.051 spesies terdapat di perairan berau dengan jenis dominan gobes (gobiidae), wrasses (labridae), dan damselfishes (pomacentridae).

Terkadang saat duduk di ujung jembatan kayu yang mengarah ke laut, kita dapat menyaksikan penyu-penyu hijau itu hilir mudik di permukaan air yang bening. Saat menyelam kita pun di temani para penyu yang berenang di sekeliling kita. Sesekali bahkan penyu-penyu tersebut nampak berkeliaran di sekitar cottage yang berada di pesisir pulau. Saat malam tiba, beberapa penyu naik ke darat dan bertelur di sana.

Pengunjung dapat meninjau juga pulau lainnya yang berada di sekitar derawan. Misalnya: Pulau sangalaki, maratua, dan pulau kakaban yang mempunyai keunikan tersendiri. Ikan pari biru (manta rays) yang memiliki lebar mencapai 3,5 meter berpopulasi di pulau sangalaki. Malah bisa pula ditemui—jika cukup beruntung—ikan pari hitam dengan lebar “bentang sayap” 6 meter . Sedangkan pulau kakaban mempunyai keunikan yaitu berupa danau prasejarah yang ada di tengah laut, satu-satunya di asia.

Spesies khas dan dilindungi yang bisa dijumpai diantaranya ketam kelapa (birgus latro), paus, lumba-lumba (delphinus), penyu hijau (chelonia mydas), penyu sisik (erethmochelys fimbriata), dan dugong (dugong dugon). Ketam kelapa dapat ditemukan di pulau kakaban dan maratua. Paus dapat ditemukan di sekitar pulau maratua pada musim tertentu sedangkan lumba-lumba di sekitar pulau semama, sangalaki, kakaban, maratua, dan gosong muaras.

Penyu dapat ditemukan di sekitar pulau panjang, derawan, semama, sangalaki dan maratua serta dugong di pulau panjang dan semama. Spesies unik lain adalah pari manta (manta birostris) yang terdapat di pulau sangalaki dan pigmy seahorse di pulau semama dan derawan.


Fasilitas Dan Akomodasi

Pulau Derawan menyediakan fasilitas-fasilitas seperti cottage, Peralatan menyelam, Speedboat dan restoran. Pulau Derawan juga menyediakan penginapan yang tidak terlalu mahal yang dikelola oleh penduduk setempat.

Rumah-rumah ini sederhana ini menjorok hampir 100 meter ke tengah laut membuat penghuninya leluasa melihat aneka ikan warna warni dan penyu yang lalu lalang bebas tanpa seorangpun mengganggu. Menu makanan sangat sederhana dengan dominan menu utama ikan laut dan makanan kaleng tentunya tidak mengurangi kenikmatan suasana siang dan malam di pulau ini.


Akses

Untuk bisa sampai di Pulau Derawan, wisatawan bisa langsung terbang selama kurang lebih 3 jam menuju Balikpapan dengan menggunakan pesawat dari Jakarta, Surabaya, Yogyakarta atau Denpasar.

Dari Balikpapan, masih harus terbang menuju Tanjung Redeb selam satu jam dengan menaiki pesawat KAL Star, Deraya atau DAS. Selain itu, Tanjung Redeb juga bisa dicapai melalui laut, dengan menaiki kapal dari Samarinda atau Tarakan ke Tanjung Redeb dilanjutkan dengan menyewa motorboat.