Kamis, 18 Desember 2014

10 DESTINASI TRAVELING YANG WAJIB KAMU KUNJUNGI BERSAMA PASANGAN HALALMU NANTI

Menikah adalah momentum dimana kamu harus berkomitmen penuh pada pasangan. Dalam pernikahan, segala masalah mau tak mau harus dihadapi berdua dengan segenap kekuatan. Meskipun sesekali merasa bosan, kamu harus tetap bertahan dalam hubungan. Sudah tidak ada lagi kata putus yang dengan mudah bisa dilontarkan

Traveling bersama, adalah salah satu cara menjaga agar cinta tetap ada. Nah, sebelum memasuki gerbang komitmen yang sesungguhnya, gak ada salahnya kamu mulai mencari cara agar kamu dan pasanganmu yang halal nanti bisa selalu merasa jatuh cinta setiap hari. Nah, berikut ini Hipwee berikan 10 destinasi yang wajib kamu kunjungi bareng pasanganmu yang sudah halal nanti.


1. Ajak pasanganmu ke Kampung Sampireun, Garut. Nuansa adat sunda yang bersahaja akan membuat kalian merasa beruntung bisa bersama
Keromantisan Kampung Sampireun, Garut via slummyjam.blogspot.com

Buatmu yang ingin liburan romantis tapi tidak mau berkendara terlalu jauh meninggalkan hingar-bingar kota, Kampung Sampireun di Garut bisa jadi pilihan yang tepat. Berjarak 4-5 jam dari Jakarta, di sini kamu bisa menikmati indahnya alam Sunda yang bercampur dengan dinginnya udara khas pedesaan.

Kampung Sampireun sudah tersohor sebagai salah satu destinasi wisata romantis di Indonesia. Bahkan, pihak pengelola secara khusus menyediakan paket bukan madu bagi pengunjung yang ingin kembali memupuk cinta. Saat malam tiba, kamu dan si partner halal bisa menikmati dinginnya udara dan dimanjakan oleh keindahan danau yang terkena cahaya bulan.

Di siang hari, kalian bisa menjajal pengalaman baru dengan mengunjungi pasar mengambang dan menguji adrenalin dengan arung jeram. Gabungan keindahan alam dan masih tradisonalnya suasana Kampung Sampireun bisa membuat kalian makin terbuka dalam mengungkapkan cinta.


2. Jika kamu tak ingin melewatkan surga, jelajahilah pantai-pantai di Belitung yang serasa tak ada habisnya.
Pulau Belitung memang tidak pernah ada habisnya via gittapusparini.blogspot.com

Jika kamu ingin menawarkan surga pada pasanganmu, gak ada salahnya kamu ajak dia pergi ke Belitung. Bumi Laskar Pelangi ini memang tidak pernah ada habisnya untuk dijelajahi. Dengan sistem Tour Island Hopping, kamu bakal bisa menikmati pulau-pulau kecil seperti Pulau Lengkuas, Pulau Pasir, Batu Berlayar, Batu Garuda, Pulau Burung dan Pulau Lutong.

Di berbagai pulau tadi, banyak aktivitas yang bisa dilakoni. Kamu bisa memanjakan mata dengan hamparan pasir putih yang masuk dalam deretan pantai pasir putih terindah di dunia. Menyelam bersama juga bisa jadi pilihan menarik untuk memunculkan keriaan yang selama ini hilang dalam hubungan.

Tak begitu suka dengan wisata bahari? Kamu juga wisata dengan mengelilingi Belitung Timur seperti Manggar, Burung Mandi, Vihara Dewi Kwan Im dan Bukit Batu. Ajak juga di jalan-jalan mencicipi kopi khas di Belitung yang unik. Kalau pantai bisa menawarkan ketenangan, bercengkerama dengan masyarakat lokal memberi banyak pengetahuan.


3. Kamu gak harus bermalam di hotel bintang lima untuk jadi romantis. Camping dengan banjiran bintang langit Ranu Kumbolo, Gunung Semeru, Malang jauh lebih romatis dari hotel manapun.
Hotel mana yang lebih cantik dari ini? via cakpepe.blogspot.com

Jika kamu ingin membuat suasana yang berbeda, gak ada salahnya kamu ajak dia mendaki gunung. Cobalah angkat keril dan jelajahi keindahan Semeru, puncak abadi para dewa di Pulau Jawa. Buka tendamu di Ranu Kumbolo pada malam hari demi mendapatkan romantisme di tengah alam yang tidak bisa kamu nikmati sehari-hari.

Puas bermalam di Ranu Kumbolo, keesokan harinya cobalah berjalan kaki mengelilingi danau sambil bergandengan dengan pasangan. Kalau beruntung, sesekali akan kalian temukan burung belibis yang sedang berenang di tengah danau. Sata perut sudah mulai lapar, siapkan sarapan sederhana untuk kalian nikmati bersama. Rasa makanan yang dimakan akan jauh lebih nikmat karena dinikmati berdua, plus didukung keindahan alam yang tak biasa.

Jika masih kuat dan punya waktu, lanjutkanlah perjalanan sampai Kalimati. Ranu Pani, Padang Levender, Tanjakan Cinta, dan gagahnya Puncak Mahameru bisa menjadi momen paling krusial untuk membuktikan kekompakan kalian berdua.


4. Pulau Moyo, Nusa Tenggara Barat banyak menyimpan pesona alam yang istimewa. Inilah tempat tepat untuk meremajakan cinta
Jelajahi keindahan Pulau Moyo bersama via www.itchcreature.com

Memang gak salah kalau orang bilang keindahan Indonesia gak ada habisnya. Pulau Moyo adalah salah satunya. Pulau ini terkenal sejak Putri Inggris, Lady Diana singgah kesana untuk menghindari para paparazi. Semenjak itu sederetan artis-artis terkenal datang kesana. Nah, gak ada ruginya kamu ajak pasangan yang sudah bukan lagi berstatus pacar untuk berkunjung ke sana,

Di Pulau Moyo kamu gak hanya cuma menikmati keindahan bawah laut dengan segerombolan ikan tropis di Pantai Tanjung Pasir, kamu juga bisa camping di Pantai Ai Manis, kalian pun bisa menikmati indahnya Air Terjun Mata Jitu. Waktu terbaik untuk snorkeling di pulau ini adalah bulan Juni hingga Agustus. Eits, jangan lupa juga nikmati kupu-kupu dan alam yang masih rindang. Pantai pasir putih dan bebas polusi ini bisa meremajakan cinta kalian.


5. Meskipun hawa terasa dingin, kawasan Gunung Bromo bisa menawarkan kehangatan yang tak terlupakan.
Menikmati kawah gunung Bromo berdua? Kenapa gak. via 1000fights.com

Salah satu destinasi istimewa yang bisa kamu jajal adalah Gunung Bromo. Selain mendaki kawah Gunung Bromo, kamu juga bisa sekaligus mencicipi Bukit Savana, Pasir Berbisik, dan Pananjakan.Pastikan kamu bangun pagi-pagi, agar bisa mendapatkan sunrise dalam balutan kabut bercampur pasir yang beterbangan. Siap-siap saja melongo karena indahnya pemandangan ini tak akan terlupakan.

Di Bromo, kamu dan pasangan bisa merasakan pengalaman adventure di alam bebas berdua. Kamu dan dia bisa mencicipi serunya naik jeep di tengah lautan pasir pada dini hari, menjajal pendakian mini di tengah teriknya matahari kawah Bromo, sampai menikmati indahnya pemandangan kaki Bromo dari Bukit Pananjakan. Dinginnya cuaca dan lekatnya kebersamaan menawarkan kesegaran yang selama ini kalian rindukan.


6. Berkunjunglah berdua ke Bunaken, tempat di mana kalian bisa merayakan rasa di tengah alam bawah laut terbaik di dunia
Jelajah keindahan laut nomer satu via www.zulthink.net

Jika kamu dan pasangan adalah penyuka olah raga air, coba ajak dia menikmati keindahan salah satu taman laut terindah di dunia — Taman Laut Bunaken. Tempat ini menawarkan 23 spot untuk menyelam yang tidak akan bosan dijelajahi . Di bawah air kamu bisa melihat pemandangan terumbu karang dan rombongan ikan warna-warni berlalu lalang di daerah dangkal.

Tak perlu khawatir perjalanan ini membuat dompetmu tipis secara mendadak. Di Bunaken kamu bisa menemukan berbagai penginapan murah yang bisa kamu sewa dengan harga mulai dari Rp 40.000,00/hari. Waktu terbaik untuk mengunjungi Bunaken adalah pada bulan Mei dan Juni. Tunggu apa lagi? Segeralah berburu tiket dan wujudkan romantisme bawah laut yang akan jadi kenangan selamanya.


7. Gak ada salahnya kalian nikmati Danau Toba berdua. Danau Toba adalah bukti bahwa dahsyatnya kerusakan pun bisa menimbulkan keindahan pada akhirnya
Danau Toba bisa jadi destinasi romantismu selanjutnya via hoyongdiajar.wordpress.com

Danau Toba terbentuk dari ledakan dahsyat yang terjadi 73.000-75.000 tahun lalu. Dahsyatnya letusan super volcani ini bahkan diceritakan sempat bisa menutupi langit separuh bumi. Saat hubunganmu dan partner yang sudah halal sudah mulai menemui tanjakan terjalnya, kenapa tidak coba mengajanya ke Toba?

Di sana kalian bisa menikmati pemandian air panas, air terjun dan paralayang. Jangan lupa juga nikmati kehangatan masyarakat sekitarnya dengan pesta adat yang unik. Tapi yang terpenting ada makna di balik perjalanan kalian: separah apapun kerusakan yang sudah kalian ciptakan dalam hubungan, selalu ada kesempatan untuk mengubahnya menjadi keindahan.

Peluk dia erat-erat saat kalian menikmati pemandangan magis Pulau Samosir bersama. Buatlah janji baru, bahwa apapun yang terjadi nanti — selama kalian masih bersama maka semua akan baik saja.


8. Pergilah ke Gili Trawangan. Sewa sepeda untuk berkeliling berdua. Sesaat, dunia terasa hanya diisi oleh kamu dan dia
keliling lombok dengan sepeda bisa juga tuh via www.rollglobal.org

Nusa Tenggara Barat memang menawarkan berbagai macam pilihan destinasi salah satu yang paling terkenal tentu adalah Gili Trawangan. SebelumnyaHipwee pernah memberikan ulasan tentang budget traveling dengan uang sejuta rupiah kamu bisa mengelilingi Gili Trawangan dan Pulau Lombok ‘kan? Nah, setelah mengetahui bahwa perjalanan ke pulau ini amat terjangkau kenapa tidak kamu wujudkan saja trip romantis berdua ke sana?

Sesampainya di Gili Trawangan, sewalah sepeda sebagai alat transportasi utama kalian. Pantai, alam pemandangan, dan budaya bisa kamu jelajahi dengan mengayuh sepeda berdua. Lebih romantis lagi kalau kalian bawa bekal dan makan dipinggir jalan sembari menggelar tikar. Yah, saking asyiknya, sampai-sampai kamu anggap orang lain cuma numpang lewat.


9. Tempat romantis idaman para pengantin baru : Tanah Ubud Bali yang tentram, aman, dan sejahtera. Tempat paling apik untuk menumbuhkan cinta tanpa banyak suara
Ubud, tempat romantis idaman para pengantin baru via hidupnyaindra.wordpress.com

Kalau kamu suka nonton film Eat, Pray, Love. Pasti kamu bakal mupeng dengan kedamaian alam Bali, salah satunya adalah Ubud. Di sana kamu bisa menemukan ketenangan dan keasrian yang meyejukkan pikiran. Menginap di cottage yang asri juga bisa meredakan riuhnya pikiran yang selama ini sudah terlalu lelah digempur berbagai pekerjaan.

Berjalan-jalanlah menikmati pemandangan hamparan sawah, dan nuansa keakraban masyarakat Bali yang membuat selalu ingin kembali. Jika lelah berjalan, kamu bisa duduk sembari membaca buku yang selama ini hanya dibeli tanpa punya waktu untuk dibaca. Saat malam tiba, turunkan kelambu tempat tidur kalian dan bercintalah tanpa perlu takut dosa. Ubud memang gak ada duanya.


10.Kamu gak perlu jauh-jauh ke Pantai Maladewa agar dapat suasana romantis. Indonesia punya Pulau Ora, Maluku yang kudu kamu sambangi berdua.
Pulau Ora, Maldives ala Indonesia via www.backpackerindonesia.com

Pantai Ora adalah salah satu destinasi pilihan di Maluku. Dengan keindahan yang menawan, kamu gak harus ke Pulau Maladewa untuk bisa merasakan keromantisan cottage di atas air laut. Saat pagi buka pintu penginapan, kamu akan disuguhi pemandangan hijau kebiruan, belum lagi perbukitan yang hijau menambah kesegarak pikiran.

Walau biaya kesana tak bisa dibilang murah, kalian gak akan pernah rugi untuk berkunjung ke Pulau Ora. Alam yang disajikan amatlah indah, pilihan aktivitas yang bisa dilakoni pun bergam. Kamu juga bisa snorkeling, diving, dan treckingkeliling hutan — lengkap sudah surga dunia yang bisa kalian nikmati berdua.


Nah, sudah cukup dapat pencerahan? Jangan anggap remeh sebuah perjalanan, karena traveling sangatlah berpengaruh terhadap kedekatan kamu dan pasanganmu.

Jika kamu tidak ingin melewatkan surga Indonesia tanpanya, maka gak ada salahnya kamu ajak dia untuk berkunjung ke sepuluh tempat rekomendasi Hipweeini. Segera buat bucket list perjalanan dengan pasangan halalmu, kemudian menabunglah untuk mewujudkannya.

Selamat bersenang-senang berdua. Selamat mengakrabi setiap jengkal surga dunia tanpa perlu takut dosa. :)

20 SURGA TERSEMBUNYI DI YOGYAKARTA YANG LAYAK JADI DESTINASI LIBURANMU SELANJUTNYA

Potensi pariwisata di Yogyakarta memang sudah tidak diragukan lagi keindahannya. Nama Candi Prambanan, Pantai Parangtritis, dan kawasan Malioboro tentu sudah akrab di telingamu bukan? Dengan potensi wisata yang hampir setara indahnya di berbagai lini mulai dari kawasan belanja, wisata budaya, hingga keindahan lautnya, tak heran jika Yogyakarta menjadi destinasi favorit dari ribuan turis yang berdatangan setiap tahunnya.

Tapi, jika digali lebih lanjut, sebenarnya masih banyak potensi wisata di Yogyakarta dan sekitarnya yang menarik tapi belum terlalu diketahui orang. Mana aja sih destinasi liburan yang gak mainstream di Jogja? Di artikel iniHipwee kumpulkan sebagian di antaranya khusus untukmu.


1. Awali perjalananmu dengan berburu matahari terbit di Puncak Suroloyo.
Pemandangan di Puncak Suroloyo via solehudin91.blogspot.com

Gak perlu jauh-jauh mendaki gunung buat menikmati matahari terbit di atas awan. Puncak Suroloyo yang terletak di Pegunungan Menoreh, Kulon Progo, DIY, ini menawarkan pesona matahari terbit dengan hamparan awan yang gak kalah keren dari gunung-gunung yang terkenal di Yogyakarta. Dari gardu pandang tertinggi di 1.019 mdpl, kamu bisa memandang empat gunung Merapi, Merbabu, Sumbing, dan Sindoro serta Candi Borobudur yang kadang tertutup kabut dari kejauhan.

Mendapatkan pemandangan indah di Puncak Suroloyu tentu bukan tanpa usaha. Kamu mesti menapaki sekitar 290 anak tangga untuk sampai ke puncaknya. Oh iya, menurut legenda, tempat ini dulunya merupakan lokasi di mana Raden Mas Rangsang mendapatkan wangsit untuk melakukan tapa kesatriyan. Raden Mas Rangsang tak lain adalah Sultan Agung Hanyakrakusuma, orang yang menjadi penguasa tanah Jawa.


2. Nikmati indahnya pantulan senja dari Permukaan Waduk Sermo di Kalibiru, Kulon Progo.
Kalibiru dengan latar Waduk Sermo. via twitter.com

Masih di kawasan Pegunungan Menoreh, Kulon Progo, ada satu tempat indah yang sangat cocok untuk menikmati tenggelamnya senja. Kalibiru adalah nama sebuah desa sekaligus hutan wisata yang terletak di kecamatan Kokap, Kulonprogo. Karena kepedulian warga dalam menjaga salah satu sumber penghidupan mereka, Kalibiru menjadi lokasi ekowisata menarik yang terpelihara dengan baik.

Di tempat ini, kamu bisa menikmati trekking dengan latar pepohonan hijau. Untuk menyambangi Kalibiru, kamu hanya dikenai tarif 3 ribu rupiah saja. Ada tempat yang asyik buat berfoto di sini, yaitu sebuah platform kecil dari kayu yang terletak di atas pohon pinus. Untuk naik ke atasnya, kamu mesti mendaki tangga bambu. Dari sini, Waduk Sermo tampak jelas di kejauhan. Tunggulah sampai senja tiba dan memantulkan cahaya keemasan di permukaan waduk.


3. Temukan romantisme senja yang manis berbalut kesempatan memacu adrenalin di Bukit Parang Endog.
Pemandangan dari Bukit Parang Endog via diasporaiqbal.blogspot.com

Pantai Parangtritis yang terletak di Bantul, tepatnya 27 km selatan kota Yogyakarta memang sangat terkenal. Tapi, kita gak akan membahas pantai ini. Di ujung timur Pantai Parangtritis, ada tempat keren yang biasa digunakan sebagai landasan pacu olahraga paralayang, bernama Bukit Parang Endog.

Jika kamu tertarik untuk mencoba olahraga paralayang ini, kamu bisa melakukan paralayang tandem bersama pilot berpengalaman dengan membayar sekitar 300 ribu sekali terbang. Tapi kalau enggak, tempat ini juga asyik untuk nongkrong. Dari atas bukit kamu bisa melihat keelokan Pantai Parangtritis dari ketinggian. Pemandangan sunset dari atas sini juga keren, lho!


4. Jangan lupa naik ke kaki Gunung Merapi. Kamu bisa melihat ketangguhan warga Jogja dalam menghadapi bencana di Museum Sisa Hartaku.
Museum Sisa Hartaku via intisari-online.com

Erupsi Merapi pada akhir 2010 lalu masih menyematkan kenangan pilu di benak penduduk Desa Kepuharjo yang terletak di lereng gunung berapi paling aktif ini. Tapi, alih-alih terus meratap, Pak Riyanto mengubah sisa-sisa harta bendanya menjadi sebuah museum mungil yang menarik.

Museum Sisa Hartaku memamerkan benda-benda yang tersisa dari sergapan wedhus gembel yang ditata di puing-puing rumah Pak Riyanto. Meski sederhana, tempat ini sarat makna; ia memamerkan saksi-saksi kedahsyatan semburan awan panas yang panasnya mencapai ribuan derajat. Ada bangkai sapi yang tinggal belulang, bangkai sepeda motor, gamelan yang tampak terbakar, serta sejumlah perkakas lainnya.


5. Jajal cave tubing di Kalisuci. Ini kesempatanmu meluncur bebas menyelami indahnya perut bumi.
Cave tubing di Kalisuci via beautifultraveling.wordpress.com

Cave tubing adalah kegiatan susur goa menggunakan ban dalam atau body raftingmelewati sungai yang terletak di dalam bumi. Belakangan ini, yang sedang naik daun adalah aktivitas cave tubing di Goa Pindul, Gunung Kidul, DIY; tempat itu selalu dipadati wisatawan. Tapi, sebenarnya ada satu lagi lokasi cave tubing yang gak kalah seru, yaitu Kalisuci,

Kalisuci terletak di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Gunungkidul. Disebut Kalisuci karena di sini terdapat mata air—letaknya di atas aliran sungai—yang sangat jernih dan tetap jernih meskipun air sungai mengeruh ketika musim hujan. Dengan membayar retibusi sebesar 5 ribu dan paket cave tubing sebesar 70 ribu, kamu sudah bisa menikmati petualangan menyusuri sungai di perut bumi.


6. Datangilah Candi Sambisari di Dusun Purwomartani. Tempatmu bisa napak tilas jejak peradaban Hindu Kuno yang tersohor
Candi Sambisari via nda90history.blogspot.com

Jika kamu berkunjung ke Kecamatan Kalasan, Sleman, DIY, sempatkan untuk mampir ke Dusun Sambisari yang terletak di Kelurahan Purwomartani. Ada sebuah candi Hindu kecil yang dinamai Candi Sambisari. Candi ini ditemukan oleh seorang petani pada tahun 1966 di areal yang awalnya merupakan persawahan. Para ahli purbakala membutuhkan waktu 21 tahun untuk menyusun kembali batu-batu candi ini.

Yang unik, kompleks candi ini berada 6,5 meter lebih rendah dibanding tanah di sekelilingnya. Candi ini gak memiliki banyak relief atau hiasan, tapi kamu bisa melihat patung Dewi Durga, istri Dewa Siwa. Berhadapan dengan candi utama, ada tiga candi pendamping yang tidak lagi utuh. Gak ada salahnya mencoba mengunjungi situs purbakala yang cantik ini, apalagi masuknya kamu gak dipungut biaya, lho.


7. Tenangkan pikiranmu dalam kedamaian alam khas pedesaan di Curug Indah Tegalrejo, Gunung Kidul.
Curug Indah Tegalrejo via twitter.com

Secara administratif. Curug Indah Tegalrejo ini terletak di Tegalrejo, ujung timur Gunung Kidul, Yogyakarta. Tapi, masyarakat setempat juga menyebutnya Curug Bayat, karena lokasinya yang berbatasan dengan daerah Bayat, Klaten. Untuk akses menuju ke tempat ini, memang jauh lebih cepat jika kamu melewati Klaten lalu belok ke selatan menuju Bayat. Dari Yogyakarta, kamu bisa sampai ke Curug Indah Tegalrejo dalam jangka waktu 1 jam, dengan menggunakan motor atau mobil.

Curug yang masih relatif minim pengunjung ini terdiri dari beberapa curug yang bertingkat dan dinaungi pepohonan hijau di kanan kirinya. Kalau kamu punya nyali, kamu bisa mencoba terjun dari atas tebing ke curug di bawahnya. Tapi hati-hati, karena curugnya cukup dangkal. Salah-salah kamu malah bisa cidera saat berlibur.

Untuk datang ke curug ini, kamu hanya dipungut biaya parkir yang dikelola oleh warga sekitar. Di Curug Indah Tegalrejo suasana asri khas pedesaan akan terasa sangat kental.Kamu tidak akan sering bertemu sesama turis di sini. Justru warga sekitar dan anak-anak sekolah yang sengaja mampir untuk menyegarkan badan dengan air dari sumber mata air murni lah yang lebih sering kamu jumpai. Damai, tenang, dan tradisional. Begitulah gambaran Curug Indah Tegalrejo.


8. Nikmati surga tersembunyi yang kini sudah mulai banyak dikunjungi di Pantai Pok Tunggal
Pantai Pok Tunggal dengan pohon durasnya. via deeluxz.blogspot.com

Gunung Kidul terkenal dengan sejumlah pantainya yang berpasir putih. Tapi, ada sebuah pantai yang unik karena tersembunyi di antara tebing-tebing karang yang terjal. Pok Tunggal, namanya.

Untuk sampai ke Pantai Pok Tunggal, kamu bisa menggunakan kendaraan atau trekking dari sisi timur Pantai Indrayanti. Di sini, terdapat sebuah pohon Duras yang menjadi ikon pantai ini. Nama Pok Tunggal pun berasal dari keberadaan Pohon Duras yang jadi vegetasi satu-satunya di sini. Pohon Duras tersebut hanya memiliki satu dasar pohon (pok), sehingga membuat penduduk sekitar menamai pantai yang ada di dekatnya dengan Pok Tunggal.

Beberapa tahun lalu, Pantai Pok Tunggal masih sangat sepi. Hampir tidak ada wisatawan yang datang ke sini. Namun kini, Pok Tunggal sudah mulai dikenal. Kalau ingin merasa pantai ini seperti pantai pribadi, jangan berkunjung ke sini saat akhir pekan — melainkan datanglah di hari kerja. Oh iya, jangan juga asal memanjat Pohon Duras yang jadi ikon pantai ini, ya. Pohon ini amat berharga maknanya bagi penduduk sekitar.


9. Jogja punya Goa Jomblang. Tempatmu bisa menilik setitik cahaya surga walaupun masih jadi manusia.
Cahaya di Goa jomblang via www.n-journal.com

Kalau kamu tertarik dengan wisata goa, kamu gak boleh melewatkan Goa Jomblang. Goa yang terletak di perbukitan karst Gunung Kidul ini merupakan goa vertikal yang menyimpan keunikan yang gak biasa. Untuk mencapai dasar goa kamu harus menggunakan peralatan khusus yang standar keamanannya terjaga dan didampingi oleh pemandu. Biaya wisata ke Goa Jomblang cukup mahal, sekitar Rp 450.000,00 untuk 2 orang.

Bagi yang enggan mengeluarkan uang lebih untuk menyewa alat atau sudah punya alat sendiri, ada baiknya kamu melancarkan teknik single rope dulu sebelum berkunjung ke sini. Sebab turunan yang harus kamu lalui untuk masuk ke gua cukup ekstrim.

Waktu yang paling baik untuk mengunjungi goa ini adalah sekitar pukul 10.00-12.00, karena posisi matahari sedang tinggi sehingga kamu bisa melihat ‘cahaya surga’. Di dalam goa ini juga terdapat hutan purba yang memiliki vegetasi unik. Keindahan goa ini dijamin bikin kamu terkagum-kagum. Cuma di Goa Jomblang kamu bisa merasakan sekelumit sensasi surga walau masih berstatus sebagai manusia.


10. Jika kamu merasa Jogja terlalu terik, berbeloklah ke daerah selatan. Ada Hutan Pinus Mangunan di Dlingo, Bantul.
Hutan Pinus Mangunan via alamkuindahsekali.blogspot.com

Jogja sekarang kok rasanya makin panas, ya? Nah, hutan pinus Mangunan ini cocok banget buat kamu yang ingin melarikan diri sejenak dari teriknya matahari Yogyakarta. Terletak di daerah perbukitan di daerah Dlingo, Bantul, hutan ini menawarkan kesejukan serta pemandangan yang jarang kamu temukan di tempat lain. Makanya, tempat ini sering dijadikan lokasi pemotretan atau sekadar huntingfoto. Puas berfoto, kamu juga bisa meneruskan perjalanan ke kebun buah Mangunan yang letaknya tak jauh dari sini.


11. Sesapi sejuknya Air Terjun Sri Gethuk, Gunung Kidul.
Sesapi sejuknya Sri Gethuk via marlindwinastiti.wordpress.com

Pesona Gunung Kidul memang luar biasa. Siapa sangka di daerah kering ini ada air terjun yang sangat indah? Air terjun Sri Gethuk terletak di ngarai Sungai Oya yang membelah Desa Wisata Bleberan. Di antara tebing-tebing karst, air terjun Sri Gethuk mengalir tanpa henti. Di bawahnya, terdapat bebatuan yang membentuk undak-undakan, menambah kesan unik dan mewah dari tempat ini.

Konon, tempat ini merupakan tempat penyimpanan kethuk atau instrumen gamelam milik Jin Anggo Meduro, makanya tempat ini dinamakan Sri Gethuk. Agar bisa menikmati tempat ini, kamu cukup membayar 35 ribu rupiah yang sekaligus menjadi tiket terusan ke Goa Rancang Kencono.


12. Buat kamu yang suka olah raga, coba deh menjajal pengalaman lain dengan panjat tebing di Pantai Siung
Jajal juga panjat tebing di Pantai Siung via usemayjourney.wordpress.com

Tebing-tebing curam yang mengelilingi Pantai Siung menjadi daya tarik tersendiri bagi tempat ini. Bagi pecinta olahraga panjat tebing, Pantai Siung itu surga. Tak heran, karena tebing-tebing ini dimanfaatkan menjadi jalur panjat tebing yang cukup dikenal. Di pantai ini, ada sekitar 250 jalur panjat tebing yang bisa kamu jajal. Gak hanya itu, dari salah satu puncak tebing, kamu bisa melihat panorama Pantai Siung dengan laut menghampar di kejauhan.


13. Saat malam tiba, nikmati pendar lampu kota Jogja dari atas Bukit Bintang.
Nikmati pendar city light Jogja dari Bukit Bintang via www.kaskus.co.id

Jika kamu tertarik dengan pemandangan lampu kota Jogja di malam hari, ada tempat sempurna buat kamu singgahi. Terletak di Jalan Jogja–Wonosari, tepatnya di Bukit Pathuk, Gunung Kidul, kamu bisa melihat panorama kota Yogyakarta di malam hari dari ketinggian 150 meter. Di tempat ini, berjajar sejumlah warung makan di tepi jurang yang menawarkan aneka makanan dengan harga ringan.

Sembari menikmati jagung bakar dan segelas minuman hangat, kamu akan dimanjakan oleh lampu kota Jogja yang berpendar dengan manisnya dari bawah sana. Datanglah ke Bukit Bintang di awal senja, bawalah orang yang kamu cinta. Kemudian nikmati kerlap-kerlip lampu kota yang mulai menyala bersama. Ah, surga ternyata sangat sederhana…..


14. Rasakan sensasi sandboarding di gumuk pasir Parangkusumo. Untuk menjajal gumuk pasir, kamu bisa ke Jogja atau harus melancong jauh ke Meksiko.
Sandboarding di Yogyakarta via travel.detik.com

Meluncur dengan snowboard di Jogja mungkin adalah hal yang mustahil. Tapi, Jogja punya wilayah gumuk pasir satu-satunya di Indonesia yang bisa kamu gunakan untuk olahraga sandboarding. Letaknya di Pantai Parangkusumo, Yogyakarta. Asal kamu tahu, lahan gumuk pasir cuma ada dua di dunia. Satu lagi terdapat di Meksiko.

Di gumuk pasir ini, kamu bisa menjajal serunya menuruni bukit dengan papan luncur. Jangan mengira ini mudah lho. Kamu harus bisa menjaga keseimbangan kalo gak mau tergelincir konyol. Gak usah takut duluan, olahraga ini aman kok dimainkan pemula.


15. Mau adu nyali? Coba naik gondola tradisional di Pantai Timang.
Gondola di Pantai Timang via www.panduanwisatajogja.com

Satu lagi pantai di Gunung Kidul yang wajib kamu sambangi karena keunikannya. Sekilas, Pantai Timang serupa dengan pantai-pantai Gunung Kidul lainnya. Yang menarik, di atas tebing ada gondola tradisional yang dikaitkan tali dengan pancang kayu yang dipasang di sela-sela karang. Gondola ini digunakan nelayan untuk berburu lobster yang ada di pulau karang bernama Pulau Panjang di seberang pantai.

Kamu pun bisa mencoba menaiki gondola kayu ini menyeberangi ganasnya ombak di bawahnya sambil menantang maut. Setelah sampai di atas karang, kamu bisa melihat kumpulan nelayan lobster yang sedang sibuk dengan jalanya masing-masing.

Tapi jangan khawatir dengan keamanan gondola ini. Pihak pengelola rutin melakukan pemeriksaan secara berkala untuk memastikan kelayakan gondola. Jika kamu berniat menjajal sensasi gondola tradisional Pantai Timang, kamu pun wajib konfirmasi dulu pada pihak pengelola minimal 1 hari sebelumnya. Nah, gimana, berani?


16. Buat kamu yang suka seni, Jogja menawarkan kesempatan untuk menyelami karya-karya abadi pelukis Affandi.
Salah satu sudut museum Affandi via www.affandi.org

Bagi kamu yang punya ketertarikan dengan karya seni, wajib menyambangi tempat yang satu ini. Di Museum Affandi inilah, dipajang ratusan koleksi lukisan karya Affandi semasa hidupnya. Museum ini gak jauh dari pusat kota Yogyakarta, tepatnya di Jalan Laksda Adisucipto 167, terletak di pinggir Kali Gajah Wong.

Selain galeri lukisan, museum ini juga memajang barang-barang koleksi pribadi milik Affandi. Untuk memasuki museum Affandi, kamu cukup membayar 20 ribu saja. Harga yang sebenarnya jauh sangat murah jika dibandingkan dengan kepiawaian Affandi menghasilkan mahakarya abadinya.


17. Jelajah bantaran Kali Code sembari bertegur sapa dengan warganya. Di sini kamu akan menemukan sisi lain kota Jogja.
Bantaran Kali Code yang kini terus berbenah via oktavianiheni.blogspot.com

Dari kaki Gunung Merapi, Kali Code membelah Yogyakarta sampai bermuara di pantai selatan. Tentu gampang banget menjumpai aliran sungai ini saat kamu berkeliling Jogja. Tapi, gak banyak yang tahu kalau Kali Code kini juga menjadi destinasi wisata alternatif yang cukup menarik.

Kawasan Code sempat menjadi daerah kumuh yang tidak layak huni. Namun, atas inisiatif Almarhum Romo Mangun, Code dibangun menjadi kawasan bantaran sungai yang tertata dan layak ditinggali. Bahkan kini setiap tahun digelar Festival Kali Bersih yang jadi pertanda bahwa Code akan tetap terus berbenah sampai kapan pun.

Kalau sudah bosan berputar-putar di destinasi wisata yang itu-itu saja, coba deh susuri aliran Kali Code melewati perkampungan warga yang berada di bantaran sungai. Akses jalan sepanjang Kali Code bisa kamu manfaatkan buat jogging atau wisata susur sungai. Kalau mau melihat wajah lain dari Code, Kampung Wisata Jetisharjo yang berada di Jalan Sarjito bisa jadi tujuan kamu selanjutnya.


18. Mengenal proses pembuatan gula di Pabrik Gula Madukismo.
Pabrik Gula Madukismo via agnazgeograph.wordpress.com

Tertarik dengan wisata agro industri? Kalau begitu, jangan lupa sambangi Pabrik Gula Madukismo yang berada di Kasihan, Bantul. Setiap musim giling—biasanya pada bulan Mei–September—kamu bisa mengikuti tur untuk melihat dari dekat mesin-mesin produksi serta proses pembuatan gula di pabrik ini.

Gak hanya itu, ada juga ritual menarik yang dilaksanakan warga sekitar dan karyawan pabrik. Upacara yang disebut ritual Cembengan ini bertujuan memohon doa restu agar proses penggilingan berjalan dengan lancar. Selama ritual, kamu dapat melihat kirab tebu temanten dan berbagai acara kesenian lainnya seperti pasar malam, jathilan dan wayang kulit semalam suntuk.


19. Baurkan diri dalam keriaan pasar malam Sekaten. Main bianglala dan ombak banyu bisa membangkitkan kenangan kebahagiaan sederhana dari masa kecilmu.
Pasar malam Sekaten Yogyakarta via wisata.kompasiana.com

Jika kebetulan kamu main ke Jogja saat perayaan Sekaten digelar, datanglah ke alun-alun utara tanpa pikir panjang. Di tempat ini, ada pasar malam Sekaten yang menawarkan suasana pesta rakyat yang meriah. Ada puluhan wahana seru yang bisa kamu coba, mulai dari kora-kora, bianglala, ombak banyu, rumah hantu, sampai melihat para daredevil beruji nyali di tong stand. (mungkin maksudnya tong stunt kali, ya).

Pasar malam ini juga menawarkan aneka jajanan yang bisa mengganjal perutmu yang lapar setelah berputar-putar. Tempat ini juga pas banget buat kamu yang pengen berburu pakaian bekas. Tapi, gak cuma pakaian bekas, yang baru juga banyak, lho. Pokoknya pasar ini lengkap, deh!


20. Mau menikmati Jogja ala mahasiswa? Jelas pasar tumpah Sunday Morning UGM tempatnya!

Surga wisata belanja di Jogja tak cuma di Pasar Beringharjo. Coba deh bangun pagi di hari Minggu dan sambangi daerah Lembah UGM, tepatnya di sepanjang Jalan Notonagoro, Bulaksumur, Yogyakarta. Kamu akan menemukan pasar tumpah yang cuma buka pada hari Minggu. Pasar dadakan ini terkenal dengan sebutan Sunmor yang merupakan akronim dari Sunday Morning.

Di Sunmor, kamu bisa menemukan ratusan pedagang menggelar dagangannya di pinggir jalan. Barang-barang yang dijajakan mulai dari pakaian, sepatu, tas, aksesoris, pernak-pernik kamar kos, sampai aneka jajanan untuk mengisi perut-perut yang belum sempat sarapan. Jika hari sudah semakin siang, siap-siap aja berdesak-desakan dengan pengunjung lainnya, karena tempat ini gak pernah sepi.

Sumpah deh, di Sunmor hampir semua barang kebutuhan sehari-hari bisa kamu temui. Cuma jodoh aja yang nggak ada di sini.